INVESTASI AMAL KETIKA MATI EPS. 3 (Habis)

Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Para sahabat yang Istimewa. Menepati janji, Saya ingin meneruskan bab yang kemarin yakni perkara apa saja yang dapat menambah pahala seseorang meskipun dia sudah mati. Jika yang pertama adalah shodaqotun Jariyatun, yang Kedua ilmu yang manfaat, maka nomor tiga yang menjadi amal jariyah tidak putus meskipun sudah mati sebagaimana disabdakan Nabi Saw yakni waladun sholihun yadngu lah; anak-anak sholih yang mau untuk mendoakan orang tuanya. Maka dari itu, mari kita selagi masih diberi kesehatan, mumpung kita masih diberi kebugaran, Putra-putri kita semua mari dituntun untuk ngaji dan membekalinya Ilmu, terutama ilmu agama.
Karena Anak-anak itu akan selamat dan tidaknya tergantung ilmu agamanya. Ilmiddin, Ilmu Agama itu Ibarat Fondasi. Ketika anak-anak ngajinya sungguh-sungguh. lama ngajinya, makin banyak Ilmunya, maka si anak akan kokoh fondasinya dan kuat Iman Islamnya. Allahumma Amin. Ketika Anak sudah kokoh fondasinya, sudah kuat Iman Islamnya, maka akhlaqnya Insyaaallah bagus. Ini yang penting. Jika memiliki anak, yang nomor satu diperhatikan adalah akhlaknya bisa bagus. Dengan tujuan Anak yang dinasehati bisa taat, dan mendengarkan, mengerti berbakti dan menghormati orang tua. Dengan Begitu orang tua sudah tenang, sudah puas hatinyaa dan akan menentramkan saya dan panjenengan kelak.
Daripada memiliki anak pintar,

wah anaknya pintar kesana kemari jadi bahan pembicaraan.”

Tapi justru di depan orang tuanya tidak taat. Bagaimana tidak sakit hati kalau seperti itu ? Orang tua hanya menginginkan anak menjadi berbakti. Lha tapi untuk menjadikannya berbakti, anak harus memiliki ilmu. Supaya mengerti sabda-sabdanya kanjeng nabi. Kalau bodoh ya tidak bisa untuk taat dengan orang tua bu. Karena Sungguh sulit anak yang tidak ngaji diperintah untuk taat kepada orang tua. Yang bisa berbakti dan taat itu adalah anak yang ngaji. Dia akan Mengerti akan sabdanya Kanjeng Nabi bahwa ridlollaah bi riddlol walidain. Ridlonya Allah itu tergantung dari kedua orang tua . Beribadah seperti apapun, meskipun pandai seperti apapun, akan tetapi jika menyakiti hati orang tua maka sia-sia semua ibadahnya. Dan yang tahu itu hanya anak yang ngaji. Termasuk ridlo syekh, ridlonya guru. Para murid juga seperti itu. ingin ilmunya manfaat, ilmunya barokah, ya tergantung pada ridhonya guru. Karena guru/ kiai adalah orang tuanya Murid/ santri. meskipun pandai seperti apapun, akan tetapi jika menyakiti hati seorang guru, maka jangan berharap dimudahkan hidupnya. Jadi yang paling penting disitu Al akhlaq fauqol ilmi. Nabi Saw bersabda demikian; Akhlaq, budi pekerti itu diatasnya ilmu. Jadi carilah akhlaq dulu, budi pekerti dulu, kemudian ilmu. Tapi akhlaq tanpa ilmu ya tidak bisa. Ya harus bersamaan. Cuma posisinya masih tinggi akhlaq. Rosulullah Muhammad Saw cerdas-cerdasnya manusia di jagad raya ini. Meskipun Nabi Saw tidak bisa membaca tapi paham isinya al-Quran. Kita saja yang bisa membaca al-Quran tapi banyak yang tidak faham isinya Quran. Tapi meskipun Nabi Saw cerdas, yang disanjung oleh Allah bukan karena kecerdasan beliau. yang disanjung oleh Allah apanya ? yaitu Akhlaqnya. Innaka la’ala khuluqin adzim.

Muhammaaad sungguh mulya sekali budi pekertimu, mulya sekali akhlaqmu.”

Maka anda jika berdoa, mohon kepada Allah, berdoa supaya putra-putrinya memiliki akhlaq yang bagus.Amin… Jangan tergesa-gesa mendoakan pintar dulu nggeh. Lagipula Jika anak punya akhlaq, Inshaallah dia akan pintar. Tapi kalau orang pintar belum tentu memiliki akhlaq. Jika Putra-putri anda berakhlaq maka dengan mudah bisa tawadlu, berbakti kepada orang tua, karena memiliki Ilmunya. Tapi kalau hanya memiliki kepandaian saja belum tentu bisa tawadlu.
Maka ketika berdoa:

Ya Allah Jadikanlah anak-anak hamba menjadi orang-orang yang memiliki akhlaq, yang taat kepada Engkau ya Allah dan berbakti kepada kedua orang tua. Allahumma Amin..

Kalau sudah demikian, putra putri Anda selain berkhlaq, juga menjadi pintar dan menjadi orang yang Alim. Tapi kalau Cuma :

Ya Allah semoga anakku menjadi orang yang pintar, lulus sekolah”

Tapi entah nanti bisa menjadi koruptor, tidak tahu. Hhhhhe. Masalahnya doanya sudah keliru itu. Jadi pertama yang dimohonkan kepada Allah yaitu supaya seorang anak Akhlaknya menjadi baik. Anak kalau akhlaknya baik maka akan teringat yadngu lah, mau mendoakan orang tuanya. Demikian adalah anak-anak sholih yang nanti menjadi amal jariah, yang akan meringankan dosa saya Anda sebagai orang tua, yang akan memulyakan orang tuanya, mulya dunia sampai akheratnya.

Para sahabat semuanya yang saya mulyakan. Demikianlah saya dapat berbagi ilmu kepada anda semua, kurang lebihnya mohon maaf. Wa wakhiron hadaanallah ma’akum ajmangin . Tsummassalamualaikum warohmatullahiwabaokatuh.

Iklan

INVESTASI AMAL KETIKA SUDAH MATI EPS. 2

Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Para sahabat berbahagia. Menepati janji, Saya ingin meneruskan bab yang kemarin yakni perkara apa saja yang dapat menambah pahala seseorang meskipun dia sudah mati. Jika yang pertama adalah shodaqotun Jariyatun maka yang Kedua, perkara yang bisa menambah pahalanya ketika sudah mati yaitu Ilmu yang manfaat yang yungtafa’ bih. Ilmu yang manfaat dan bisa dimanfaatkan orang lain. Maka Jika anda, Memperoleh Ilmu, maka yang pertama, segera diamalkan dan yang kedua segera disebarkan. Misalnya: Mungkin besok malam Rabu adalah malam nisfu sya’ban. Ada seseorang yang barusaja mendengarkan Pengajian tentang keutamaannya, bahwasannya ketika malam nisfu Sya’ban digunakan untuk Membaca Yasin 3x setelah maghrib. Membaca Yasin 3x diniati, Mohon Panjang Umur dan barokah, Diniati mohon dianugerahi rezeki yang halal dan berkah dan diniati mohon dianugerahi tetap Iman Islamnya. Dibaca setelah maghrib. Karena anda sudah mendapat ilmu saat pengajian maka selayaknya anda mengingatkan tetangganya yang belum tahu kalau besok malam Rabu adalah malam nisfu sya’ban dan memberitahu cara mujahadahnya.

“Pak, besok rabu adalah malam nisfu Sya’ban, kemarin saya dapat ilmu saat ikut pengajian bahwasannya setelah maghrib digunakan untuk membaca Yasin tiga kali”

Koq tiba-tiba, anda tidak menemui malam Rabu itu. Ya siapa tahu lo pak. Hhhe Bukan anda saja, saya pun bisa jadi. Tapi kelihatannya kalau saya masih panjang pak. Hhhhhe. Koq tiba-tiba, anda tidak menemui malam Rabu tetapi anda sudah menyebarkan ilmunya sehingga tetangga itu mau membaca yasin, mau bermujahadah. Meskipun Anda sudah meninggal, anda tetap memperoleh kiriman Pahala di Alam kubur karena sudah menyebarkan ilmu.

Jadi menyebarkan Imu tidak harus menunggu menjadi Kiai dulu, tidak harus memakai speaker. Tapi anda bisa cukup mengingatkan Teman , memberi tahu anak, menasehati Mantu dan sebagainya. Misalnya:

“Malam ini nisfu sya’ban,
“Ayo Mujahadah dan ditingkatkan ibadahnya”

Siapa tahu besok sudah tidak bisa menemui subuh. Hhhhe Syukur-syukur saya Anda masih bisa menemui malam nisfu sya’ban. Allohumma… Amin. Bisa menjalankan diri sendiri, dapat pahala. Tetangga yang diingatkan Juga menjalankan Mujahadah. Sehingga Pahala saya dan Anda menjadi Dobel. Allohumma Amin.. Jadi ketika ilmu masih dijalankan terus, anda masih mendapatkan pahala terus, mengalir terus meskipun sudah wafat. Sudahlah yang mudah-mudah saja. Anda jangan bosan mengingatkan putra-putrinya. Kalau mau makan jangan lupa sebelum makan membaca bismillaah. Mau minum jangan lupa membaca bismillah.. Itu saja yang kelihatannya sepele. Anak yang mau makan :

“E.. sebentar baca bismillah dulu supaya makanannya yang masuk perut barokah jauh dari setan” iya tidaak ?”
“Kalau kamu makan tidak membaca bismillah, itu makanannya diberaki setan”

Maka kadang-kadang enak sekali, Pulang tahlian , Makan berkat yang lauknya berlipat-lipat, ada ayam goreng, ada telur, ada mie, ada kulupan, ada sambal wahhhh sudah langsung tancap saja, tidak ingat baca bismillah sampai habis 2 cething. Enak banget.. ya pasti, karena dibantu setan. Makan dengan dibantu setan itu tidak membuat semangat beribadah. Setelah makan, kekenyangan, ngantuk terus tidur pulas.. Itu menjadikan malas untuk beribadah. Maka diingatkan, mau makan, mau minum baca bismillah. Itu saja.

Hal Itu seandainya anak cucu anda seterusnya selalu mengerjakan, mengerjakan, mengerjakan, dibaca, dibaca, dibaca terus. Anda yang mengajari, maka akan memperoleh kiriman pahala saat wafat. Allohumma… Amin…
Para sahabat yang berbahagia, jadi ilmu yang manfaat itu ilmu yang menjadikan mudah dan semangat ibadahnya. Setelah mendengarkan pengajian, mari periksa diri sendiri..
“Saya menjadi mudah dan semangat ibadahnya apa tidak ?”
Kalau setelah mendengarkan pengajian bisa mudah dan semangat beribadah berarti ilmu saya Anda ilmu yang manfaat berkah. Allohummaaa amiin.. Tapi sebaliknya jika setelah ngaji koq masih bermalas-malasan, koq masih ngglah-nggleh ibadahnya. Naudzubillah min dzalik. Berarti saat kita ngaji, ilmunya Cuma berhenti di dalam kepala. Ilmu itu kalau Cuma memenuhi kepala tidak ada gunanya. Semoga ilmu itu bisa turun sampai hati saya dan anda. Ilmu yang bisa menjadikan terangnya hati, ilmu yang bisa menjadikan lampu yang bisa menuntun hati saya dan Anda, berjalan pada kebaikan. Allahummaa Amin.

Karena Bagus tidaknya manusia itu Cuma tergantung hatinya, bapak ibu. Idza sholuha, Nabi Saw bersabda ketika seseorang hatinya baik, Sholuha jasaduhu Tangan akan menjadi baik sendiri bahkan jadi manfaat bagi orang lain, Lisan juga begitu, baik buruknya lisan saya Anda hanya tergantung pada hatinya. Ada orang yang ucapannya begitu menyakitkan, menjadikan sakit hati itu bukan salahnya lisannya. Bukan salah lisannya lantas lisannya diservis. Karena lisan itu ucapan dan ngikut pada hatinya. Ketika hatinya seseorang itu bersih maka lisan itu ketika berucap akan membawa manfaat, membawa berkah. Sebanyak ucapan yang keluar dari lisan insyaaallah akan membawa tentram bagi sesama.
Akan tetapi wa idza fasada, ketika hati manusia isinya rusak, hasut, dengki, iri, ibarat hati yang busuk ketika keluar melalui lisan maka jadinya ucapan yang maksiat. Kemudian tangan, selambai-lambainya tangan akan menjadikan tulisan fitnah, dan ucapan menjadi jelek. Maka Qolbu Salimin itu penting, sehingga tiap-tiap pribadi seyogyanya berhati-hati semuanya. Dengan cara diperbanyak membaca istighfar, diperbanyak untuk membaca tasbih, diperbanyak membaca dzikir sholawat supaya hati saya Anda menjadi bersih. Biar ucapan saya anda, lambain tangan, kaki melangkah, mata melihat, telinga mendengarkan, semuanya jadi pahala. Allahumma Amin…

Demikan kultum kali ini. Perlu diingat Masih ada satu perkara lagi yang dapat nambahahi pahala seseorang meskipun mati. Jika ada kesempatan yang lapang insyaallah secepatnya saya akan menyambungnya. Kurang lebihnya saya mohon maaf.

Waakhiron wallohul Muafiq ilaa aqwamit Toriq Wassalamualaikum.

#kultum #kangArieTV #selalumenemanianda

INVESTASI AMAL KETIKA SUDAH MATI EPS. 1

Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh.

Para Sahabat yang Bijaksana. Sesungguhnya siapapun juga berharap, ketika mendapatkan Ilmu segera diamalkan dan disebarkan. Karena ketika ilmu itu tidak diamalkan maka sama halnya kassajoroti bila tsamrotin; yakni seperti pohon yang tidak berbuah. Ibaratnya sebuah pohon yang begitu lama tumbuh tapi tidak panen maka Rugi atau rugi ? Maka sedikit dua dikit ilmu yang saya anda terima dari guru, Anda terima dari para Kiai, Mari diamalkan. Setelah dimalkan kemudian disebarkan. Supaya Ilmu itu bisa lestari. Rosulullah Saw pernah bersabda: Amal ibadah Manusia itu Semuanya akan terputus ketika sudah Mati. Kira-kira saya anda akan mati atau tidak ? kapan Pak ? masih bisa menemui lebaran atau tidak Bu ? Hhhhhe. Semuanya Amal Ibadah putus ketika sudah Mati kecuali tiga perkara.
Yang Pertama, Shodaqotun Jariyatun. Anda semua yang gemar shodaqoh, misalnya: Kemarin shodaqoh untuk pembangunan masjid, Anda shodaqohnya menjadi semen untuk membangun Pondok, Jadi semen untuk membangun masjid . Selagi Pondok dan Masjid itu masih digunakan ibadah dan untuk mengaji anak-anak, Anda meskipun sudah wafat, maka masih akan menerima kiriman Pahala. Jadi Yang namanya Harta haqiqi adalah Harta yang anda shodaqohkan itu. Dan itu akan menjadi bekal di akhirat. Maka jika anda ingin Kaya, yang kayanya sampai akhirat, maka selagi masih hidup, mumpung masih bisa shodaqoh, shodaqohnya diperbanyak. Diperbanyak amal jariahya, Karena saya dan Anda semua akan melampaui perjalanan yang jauh di akhirat. Jika bekal saya dan Anda tidak banyak kemudian putus ditengah jalan maka yang terjadi Hanyalah sebuah penyesalan. Naudzubillah min dzalik. Shodaqotun Jariyatun itu yang akan memperbanyak bekal saya dan Anda kelak ketika kembali menghadap Allah SWT. Amal lainnya tidak bisa tambah. Mohon maaf ketika Anda wafat apa masih bisa nambahi pahala dengan shalat ? Orang mati kalau shalat bisa kan menakutkan ? Hhhhee Kalau kita mati, sudah tidak bisa nambahi pahala dengan Membaca Qur’an. Orang mati mau nambahi Pahala Puasa senin Kamis ? Tidak Bisa! Maka jika hendak ingin puasa, segera puasalah. Karena nanti di Alam kubur tidak ada Puasa. Iya apa tidak ? Nambahi Pahala Umrah tidak bisa, Pahala Haji ya tidak bisa. Sudah Putus! Sudah tidak ada yang bisa menambahi pahala kecuali tiga perkara, diantaranya yang pertama, Shodaqotun Jariyatun.
Demikan dulu saya dapat berbagi sedikit ilmu kepada para sahabat. Sebetulnya Masih ada dua perkara yang dapat nambahahi pahala seseorang meskipun kita mati. Jika ada kesempatan yang lapang insyaallah saya akan menyambungnya. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Waakhiron wallohul Muafiq ilaa aqwamit Toriq Wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

#kangArieTV #ngaji #selalumenemanianda

SUKU UIGHUR (BIJAK MELIHAT FAKTA)

Di Poso, beberapa teroris yang tertangkap ternyata berasal dari Uighur. Mereka masuk ke Indonesia untuk membuat kekacauan. Targetnya membunuhi aparat. Bikin kerusuhan dan mencari korban sebanyak-banyaknya.

Teroris Uighur bukan hanya ada di Poso. Juga ada di Mindanao, bergabung dengan Abu Sayaf, menculik pelaut kita minta uang tebusan. Yang masuk ke Suriah atau Irak bahkan lebih banyak lagi. Diperkirakan 100 ribu lebih, orang Uighur masuk ke Suriah, membantu Alqaedah menghancurkan negeri itu. Mereka masuk melalui Turki.

Seorang teroris asal Uighur di Suriah, dalam wawancara dengan AP, pernah berkata.

Kami hanya mau belajar memegang senjata. Belajar perang. Setelah itu kami akan kembali ke China untuk memerdekakan wilayah kami.

Lantas, dengan semangat sparatis begitu, apakah pemerintah China wajib mengelus-elus mereka ???

Warga Uighur tinggal di daerah Xinjiang. Tapi mereka lebih mengidentifikasi dirinya sebagai suku Turk, berkomunikasi dengan bahasa Turki. Sebagian besar tidak bisa bahasa Mandarin. Secara kebudayaan juga jauh berbeda dengan etnis Han, yang merupakan etnis terbesar Tiongkok.

Xinjiang adalah wilayah China yang berbatasan dengan banyak negara. Sebut saja Kazakhstan, Tajikistan, Rusia, Mongol, Pakistan, Afganistan dan India. Nah, sebagian orang Uighur mendirikan sebuah gerakan sparatis yang dinamakan East Turkestan Islamic Movement (ETIM). Tujuan gerakan ini melepaskan diri dari China, dengan slogan agama sebagai alasannya.

Kelompok ETIM inilah yang berdekatan dengan Alqaedah, Taliban bahkan ISIS. Sebagian tentara teroris disuplai oleh orang dari Uighur. Bahkan di China sendiri beberapa kali terjadi aksi teroris yang didalangi ETIM yang ujungnya menyebabkan konflik rasial, khususnya dengan suku Han.

Nah, karena persoalan inilah pemerintah China mengawasi orang-orang Uighur secara ketat. Sebetulnya tidak semua penduduk Uighur radikal begitu. Hanya sebagian kecil saja. Tapi mereka memang terikat kekeluargaan dengan yang lain. Inilah yang membuat pemerintah China mencurigai keluarga-keluarga teroris yang masih berada di Xianjiang.
Mereka yang keluarganya diketahui bergabung dengan teroris di Afganistan, Suriah, atau Irak akhirnya terkena dampak. Diawasi secara ketat.

Sebetulnya untuk menangani gerakan sparatis di Uighur, China sudah menjalankan kebijakan asimilasi. Anak-anak Uighur diajar bahasa Mandarin agar mereka bisa berkomunikasi dengan warga lain. Juga bekerja di pemerintahan. Mungkin juga didoktrin kembali dengan ideologi negara. Inilah yang menjadi isu soal kamp konsentrasi dimana jutaan warga Uighur wajib menjalani metode pembelajaran.

Tapi mungkin saja, dalam proses itu ada kekerasan. Sebab ada sentimen rasial dari suku Han yang sering menjadi korban kekerasan oleh ETIM tadi. Pengawasan pada gerakan ekstrim Uighur menyebabkan sebagian penduduknya mengalami tekanan pemerintah China.

Artinya China lebih berkepentingan menangani gerakan sparatis yang membahayakan wilayahnya ketimbang memberangus warganya yang beragama Islam.

Sebab, etnis Hui yang juga beragama Islam hidupnya biasa saja di China. Masjid dan mushola banyak berdiri. Acara keagamaan bebas dilaksanakan. Tidak ada tekanan terhadap aktifitas ibadah mereka. Islam etnis Hui bebas berkembang di China.

Karena orang Hui tidak bermimpi untuk mengibarkan gerakan sparatis seperti Uighur. Corak keislaman etnis Hui mirip NU di Indonesia. Banyak mengikuti ajaran tarekat dan sufisme. Mereka menyatu dengan kebanyakan rakyat Tiongkok. Berbeda dengan etnis Uighur yang terimbas pola pikir ekstrimis.

Lalu kenapa isu Uighur sekarang meledak ?
Kita ingat, AS lagi panas panasnya dengan China. Mereka terlibat perang dagang yang keras. Nah, isu Uighur ini bisa digunakan untuk menekan China. Meskipun mereka juga tahu, Uighur adalah salah satu supplier teroris dunia. Dengan diangkat isu Uighur ini, akan ada tekanan dunia internasional khususnya dari negara-negara Islam kepada China.

Seperti biasa, isu Uighur juga makanan empuk di Indonesia. Maka, ramai-ramai lah orang itu berteriak membela Uighur lalu menuding pemerintah China memerangi Islam. Mereka gak akan mengangkat gerakan sparatisnya.

Sama persis, mereka juga berteriak Save Aleppo, justru ketika para teroris sedang digencet pasukan Suriah di Aleppo.

China memang menangani agak keras etnis Uighur. Tapi kita tidak mendengar ada pembantaian. Berbeda dengan Saudi terhadap Yaman. Rakyat Yaman dibantai. Distop jalur makanannya. Dihujani bom. Jutaan anak Yaman kelaparan. Jutaan nyawa rakyat melayang. Masjid dan madrasah hancur di Yaman.

*Tapi pernahkah kita mendengar slogan Save Yaman di Indonesia ???*

*Pernahkah kita mendengar demo di depan keduataan AS atas dukunganya terhadap aksi brutal koalisi Saudi di Yaman ?*

*Pernahkah ada demo di kedutaan Saudi memprotes kebengisannya terhadap rakyat Yaman ?*

Gak pernah. Karena isu Yaman gak menguntungkan AS untuk dimainkan. Oleh sebab itu, isu tersebut juga gak direspon di Indonesia. Apalagi isu Yaman tidak bisa digunakan untuk menembak Jokowi.

*Warga Yaman, kan semua Islam. Kenapa mereka gak membela ??? Toh, Yaman maupun Uighur sama-sama manusia juga. Mestinya kan dibela ???!!!*

JADI JELASKAN…

*Mereka sebetulnya gak peduli pada Islam atau pada penderitaan manusia. Mereka sekedar merespon agenda tuan tuanya*

Semoga Kasus ini yang Terakhir (Ledakan Bom waktu yang Merobek-robek 41 Wakil Rakyat Kota Malang)

Oleh: Arie Sulistyawan

Sepandai menyimpan bangkai pasti tercium juga

Sepertinya peribahasa itu bisa jadi mewakili catatan ini.

Sebagai “tetangga” kota bumi Arema, penetapan tersangka oleh KPK terhadap total 41 orang atau hampir 100% anggota DPRD Kota Malang itu sungguh telah mengejutkan saya.

Ini diawali ketika KPK menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Pemkot Malang Jarot Edy Sulistiyono dan Arief Wicaksono sebagai mantan Ketua DPRD Kota Malang.

Ke-tiga kalinya yakni pada KPK menetapkan tersangka menjadi 22 anggota DPRD Malang, dilanjutkan KPK kembali menetapkan 19 orang tersangka, dengan rincian Wali Kota Malang nonaktif Mochamad Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019.

Kasus ini ditenggarai gratifikasi Rp 5,8 miliar dan uang suap sebesar Rp 700 juta yang akhirnya bisa diendus KPK. Pelakunya tak lain dan tak bukan adalah para anggota DPRD Kota Malang tersebut.

KPK menduga uang haram itu dari Gratifikasi terkait dana pengelolaan sampah di Kota Malang dan untuk memuluskan penetapan APBD 2015 maka Anggota DPR Kota Malang berani “menyiasatinya”.

Untuk menyelewengkannya, oknum anggota dewan terlebih dahulu menyusun APBD. Mereka berdalih ingin melaksanakan pembangunan baik berupa infrastruktur, pemberdayaan, bantuan dan lain sebagainya sebagai wujud komitmen kepada publik.

Ada beberapa tahap kegiatan, dalam menyusun APBD; Pertama, Pemerintah Daerah menyusun Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), kedua; Pemerintah Daerah mengajukan RAPBD kepada DPRD untuk dibahas bersama-sama.

Tim Anggaran Eksekutif atau pihak Pemerintah Daerah (Eksekutif) yang beranggotakan Sekretaris Daerah, BAPPEDA, dan pihak-pihak lain yang bersangkutan dianggap perlu melakukan pembahasan ini.

Sesungguhnya memberikan persetujuan APBD dan menetapkan RAPBD yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah/ Gubernur adalah hak dan wewenang DPRD. Apabila terjadi kesalahan dalam anggaran APBD, DPRD dapat menolak usulan RAPBD melalui fraksi-fraksi yang ada di DPRD.

Selain itu oknum anggota dewan dapat memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu bahkan pribadi, sehingga akan membuat penyusunan dan penetapan APBD menjadi “aneh”, karena mereka juga berwenang untuk memberikan persetujuan atau penolakan terhadap APBD.

Ketika KPK menduga uang suap itu digunakan sebagai alat untuk memudahkan penetapan APBD 2015, maka secara otomatis KPK menetapkan 41 orang anggota DPRD kota Malang itu.

Ada pertanyaan yang perlu dicatat, apakah hanya di Kota Malang dan di tahun 2015 saja muncul praktik seperti ini ? Apakah belum ada praktik seperti ini di tahun-tahun sebelumnya atau di tahun 2018 ini bahkan sesudahnya ?

Sebelum menjawabnya, perlu diketahui
tiap Kabupaten dan Kota di negeri ini jumlahnya tak sedikit dan banyaknya 514 dan terdapat anggota DPRD yang jumlahnya hingga 17.560 orang (kursi).

Pertanyaan lainnya, mustahilkah di Indonesia praktek ini terjadi dan berkembang begitu dahsyat di beberapa Kabupaten dan Kota lain sebelumnya ? Jawabannya pastinya tidak mustahil. Karena bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun yang lalu praktek semacam ini sudah berjalan dan kita tak sempat mengetahuinya.

Jika di beberapa kabupaten atau kota lain yang ada di Indonesia ini terjadi praktek seperti diatas dan para oknum anggota DPRD menganggap hal tersebut sebagai “dosa kecil” maka perbuatan melanggar hukum itu akan menjadi suatu kebiasaan. Ingat “bom waktu” bisa meledak setiap saat dan anggota DPRD di Kabupaten Kota se-Indonesia seperti halnya 41 anggota-anggota DPRD Kota Malang bisa terkena serpihan bom waktu tersebut.

Bagaimanapun juga saya optimis Indonesia bisa “Juara”. Terakhir saya berdoa semoga Indonesia ini semakin lama semakin Jaya, dan para cendekiawan-cendekiawati yang jujur, sudah saatnya tak apatis lagi pada politik, lebih-lebih mau jadi anggota dewan legislatif. Karena jika orang-orang jujur tidak ada yang menjadi anggota dewan, maka jangan pernah sesali jika mereka yang tidak jujur bisa menjadi anggota dewan lagi sehingga korupsi semakin masif.

Tulungagung, 8 September 2018

Meme tentang Kasus Wakil Rakyat yang terjerat kasus

Pohon Silsilah Rosulullah Saw

Oleh: Arie Sulistyawan

Rasulullah Saw selain memiliki sifat lemah lembut-santun, beliau juga merupakan suri tauladan yang baik bagi siapa saja. Tak heran jika keturunan beliau semuanya memiliki kesempurnaan dan ma’sum atau terjaga dari maksiat.

Meskipun sudah dijamin masuk surga, beliau tak melewatkan untuk selalu ber-istighfar tak kurang 100 kali dalam sehari.

Beliau adalah pemimpin bangsa kalau sekarang sekelas presiden atau perdana menteri. Walaupun begitu dalam keseharian, beliau selalu hidup sederhana. Bahkan beliau tak jarang di kamar tidur diatas tikar yang terbuat dari pelepah kurma.

Ada sebuah cerita seorang gadis kecil yang dijadikan Rasulullah Saw sebagai anak angkat beliau. Alkisah saat hari raya Idul Fitri beliau bertemu seorang anak yang sedang menangis, beliau lantas bertanya: “Mengapa kamu menangis nak ?”

Saya compang-camping, hina, kelaparan karena Ayah telah meninggal waktu perang bersama Rosulullah Saw dan ibu saya telah menikah dengan orang lain. Tak itu saja beliau mengambil rumah dan memakan harta saya juga wahai Tuan. Saya sedih dan kadang sampai menangis melihat teman-teman sebaya bisa bahagia; mereka saat Idul Fitri seperti sekarang ini bisa bermain dan ditemani bersama bapak ibu mereka, sedangkan saya tidak bisa”: Jawab gadis kecil

Rosulullah Saw menghampirinya dan bertanya: “Nak, apakah kamu mau menjadi anak saya dan Aisyah menjadi ibumu, dan Fathimah menjadi saudara perempuanmu, Hasan dan Husein menjadi saudara laki-lakimu, dan Ali menjadi pamanmu ?”

Bagaimana saya bisa menolak dan tidak menerimanya ya Rosulullah Saw.”: Jawab gadis kecil sambil menangis bercampur bahagia.

Lalu Rosulullah Saw membawa gadis kecil itu ke rumah; dikasihinya baju yang bagus untuk merayakan Idul Fitri. Kemudian gadis itu keluar dengan bahagia, bermain dengan teman-teman sebayanya.

Kenapa kamu hari ini tampak bahagia sekali padahal biasanya kamu setiap hari hanya menangis kesana-kemari.”: Tanya salah satu teman sebayanya saat bermain.

Jawab gadis kecil: “Bagaimana tidak bahagia, sekarang Rosulullah adalah bapak saya, Aisyah menjadi ibu saya, dan Fathimah menjadi saudara perempuan saya, Hasan dan Husein menjadi saudara laki-laki saya, dan Ali menjadi paman saya”.

Berkata teman-teman sebayanya: “Alangkah beruntungnya kamu!”

Ceritanya saya hari ini sedang mengajar pelajaran Bahasa Arab murid-murid SMA Sunan Ampel Bolu dengan tema “Pohon” Silsilah Rosulullah Saw. Tak lupa saya juga membuat percakapan pendek tentang judul tersebut. Dalam catatan ini juga mencantumkan contoh video percakapan singkat Bahasa Arab tentang “Pohon” Silsilah Rosulullah Saw.

Tulungagung, 9 Agustus 2018

#Latepost #Kamis #kelasX #Muhadatsah #PohonSilsilahRosulullahSaw #KomunitasLiterasiIAINTulungagung

Dokumentasi Muhadatsah Singkat Kelas X
Dokumentasi Muhadatsah Singkat Kelas X

Memperingati Hari Raya Qurban

Oleh: Arie Sulistyawan

Saat sang Dai membawakan mauidzoh hasanah di hari Raya qurban, pastinya kita tak asing mendengarkan ungkapkan dalil ayat al-Quran berkaitan hal tersebut :

ﺇِﻧَّﺎ ﺃَﻋْﻄَﻴْﻨَﺎﻙَ ﺍﻟْﻜَﻮْﺛَﺮَ ‏( ١ ‏) ﻓَﺼَﻞِّ ﻟِﺮَﺑِّﻚَ ﻭَﺍﻧْﺤَﺮْ ‏(٢) ﺇِﻥَّ ﺷَﺎﻧِﺌَﻚَ ﻫُﻮَ ﺍﻟْﺄَﺑْﺘَﺮُ ‏(٣)
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu Al Kautsar. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus”. (QS. Al Kautsar:1-3)

Secara filosofis kata qurban, berasal dari fiil ﻗﺮﺏ – ﻳﻘﺮب dan ber-masdar ﻗﺮﺑﺎﻥ yang artinya mendekati atau dekat. Benar saja karena salah satu tujuan kurban sendiri di hari Raya Idul Adha adalah mendekatkan diri kepada Allah; Dzat yang banyak menganugerahkan kita nikmat yang tak terhitung. Ketahuilah sesungguhnya nikmat yang diberikan oleh Allah lebih banyak daripada pengorbanan kita.

Tak sedikit para Ulama sepakat dan melegitimasi peringatan Idul Adha bagi kaum Muslimin sebagai bentuk syukur dan belajar dari kisah pengorbanan dan ketaqwaan Nabi Ibrahim As.

Hari ini tepatnya hari kamis, seluruh siswa-siswi, dewan guru dan staf SMA Sunan Ampel Bolu memperingati hari raya Qurban. Di acara yang dimulai pukul 13.30 itu dihadiri oleh Kiai Muhsin Ghozali pendiri Pondok Al-Ghozali. Kiai yang juga menjadi dewan Syuro PKB Jatim itu memberikan ceramah tentang pentingnya ta’allum wat ta’lim. Beliau menceritakan Nabi Musa dengan pertolongan Allah mampu mengalahkan raja sekaligus dewa sihir; Firaun tetapi gagal ketika berguru kepada Nabi Khidir. Ada pelajaran yang dapat diambil Dari kisah itu; betapa berat belajar atau berguru. Belajar selain memerlukan kesabaran juga membutuhkan husnudzon kepada sang guru.

Dalam sambutan, Kepala sekolah SMA Sunan Ampel Bolu akan memberikan penghargaan kepada seorang guru yang telah berloyalitas lama kepada sekolah tersebut. Penghargaan itu berupa Kambing untuk dibuat qurban setiap hari Raya Idul Adha. Guru yang mendapatkan hadiah saat itu bernama Pak Asroni. Pak guru yang mengajar pelajaran sejarah itu mempunyai andil besar dahulu ketika mendirikan SMA Sunan Ampel Bolu. Setelah acara inti selesai, kami menikmati menu masakan gule dari kambing tersebut.

Tulungagung, 23 Agustus 2018

#Latepost #Kamis #MemperingatiHariRayaQurban #KomunitasLiterasiIAINTulungagung

Dokumentasi Memperingati hari raya Qurban di SMA Sunan Ampel Bolu
Dokumentasi Memperingati hari raya Qurban di SMA Sunan Ampel Bolu

Karnaval Desa

Oleh: Arie Sulistyawan

Spektrum peringatan demi peringatan Kemerdekaan Indonesia yang ke-73 begitu meriah di penjuru Nusantara ini. Tak ketinggalan di desa saya, Mojosari juga memperingatinya.

Peringatan kali ini, desa Saya mengadakan perlombaan pawai karnaval tingkat RT dan RW. Sayapun merasa senang bisa ikut serta memeriahkannya.

Bisa jadi Pawai karnaval tingkat RT di desa Mojosari ini adalah satu-satunya di kecamatan Kauman. Acara yang digelar pada hari minggu itu ber-start di SDN Kalangbret 1. Tak sedikit peserta kami (RT. 04 dan RT 05) ber-karnaval dengan jalan kaki melewati rute yang telah ditentukan. Tak lekang dentuman musik beraneka genrepun mengiringi perjalanan pawai karnaval yang diselenggarakan tiap tahun sekali itu.

Meskipun jaraknya terbilang dekat; yang hanya mengitari desa sendiri, banyak penonton dari luar desa atau kecamatan yang menyaksikannya.

Tim pawai karnaval kami mengambil tema Para pejuang dan pengaman negara. Sehingga tank, pesawat, kapal menemani pawai karnaval kami.Dalam karnaval itu saya berperan sebagai Tentara AD yang mengiringi Tank.

Tak ayal Sampah plastikpun bertebaran di tengah-tengah pawai karnaval itu. Tapi tim kami mencoba untuk selalu menjaga kebersihan, dengan memunguti sampah; minuman mineral yang berserakan. Hal tersebut adalah salah satu pengamalan dari kata-kata bijak bahasa Arab tentang kebersihan yakni:

ﺍﻟﻨﻈﺎﻓﺔ ﻣﻦ ﺍﻹﻳﻤﺎﻥ
Kebersihan Sebagian Dari Iman”

Sampah yang sudah dikumpulkan di sak itu nantinya kami buang di TPS (Tempat pembuangan sampah).

Tulungagung, 19 Agustus 2018

#Latepost #Minggu #PawaiKarnaval #DirgahayuIndonesia #KomunitasLiterasiIAINTulungagung

Dokumentasi Pawai Karnaval Desa Mojosari
Dokumentasi Pawai Karnaval Desa Mojosari

Idul Adha yang Luarbiasa

Oleh: Arie Sulistyawan

Jika hari raya Idul Adha tahun ini ada dua versi, layakkah diperdebatkan dan di”pusing”kan ? Beberapa orang yang “Prolifik tentang filsafat” niscaya tak akan tega mengomentarinya dengan nyinyiran yang negatif.

Meskipun di Arab Saudi dengan Tim Ru’yatul Hilal-nya di beberapa tempat; As-Sudair dan As-Syaqa’ menyebut telah berhasil melihat bulan (Ru’yatul hilal) sehingga menetapkan hari Raya Idul Adha pada tangggal 21 Agustus akan tetapi Saya sebagai rakyat Indonesia, memilih patuh pada ulil Amri; yang ber-hari raya pada hari Rabu, 22 Agustus.

Keputusan tersebut bukanlah isapan jempol semata. Beserta pihak-pihak yang berkepentingan, pemerintah melalui Kementerian Agama dan seluruh jajarannya telah menggelar sidang isbat penentuan 1 Dzulhijjah. Untuk menentukan Hari Raya Idul Adha, penetapan awal Dzulhijjah itu sekaligus sebagai penanda—dan Kementerian Agamapun menetapkan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin 13 Agustus 2018. Artinya pada hari Rabu atau 22 Agustus 2018 umat Islam di Indonesia merayakan hari Raya Idul Adha-nya.

Bagaimanapun juga, Mari menjadikan perbedaan hari pada idul Adha ini sebagai rahmat. Bahkan saya malah bangga ada dua, karena hari raya agama lain cuma satu. Hhhhee. Jangan jadikan itu sebagai masalah. Sesungguhnya Itu anugerah dari Sang Maha Kuasa. Dalam hadits dijelaskan:

ﺍﺧﺘﻼﻑ ﺃﻣﺘﻰ ﺭﺣﻤﺔ .
perbedaan dalam umatku adalah rahmat”.

Jika kita saling merasa benar, sehingga timbul perselisihan yang serius maka setanlah yang akan menungganginya. Karena setan diusir dari surga pasalnya dia merasa paling benar dan tidak mau mengalah. Tidak itu saja, bisa jadi bangsa lain atau “oknum” yang Tak bertanggung jawab akan memanfaatkan permasalahan sepele ini untuk menghancurkan bangsa kita dan mereka tak ayal akan tepuk tangan kegirangan jika berhasil membuat keributan. Oleh karena itu Perbedaan seyogyanya tak lantas menjadikan benturan hubungan sesama agama tapi mari jadikan sebagai penyempurna.

Disamping Idul Adha dinamakan hari raya haji, juga dinamakan “Idul Qurban”. Karena secara historis diceritakan betapa besar ujian pengorbanan nabi Ibrahim menjalankan perintah Allah Swt; rela menyembelih putranya; Ismail yang tercinta. Melihat keikhlasan dan kepatahunnya, maka Allah menggantinya dengan domba.

Selamat memperingati dan merayakannya semoga kita bisa meneladani pengorbanan para Rosul, “mengorbankan diri” untuk kepentingan bersama, agama, nusa dan bangsa.

Tulungagung, 22 Agustus 2018

#selamatHariRayaIdulAdha #IdulAdha #YangLuarbiasa #KomunitasLiterasiIAINTulungagung

Dokumentasi menyembelih Hewan Qurban
Dokumentasi menyembelih Hewan Qurban

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai